Marabahan, 5 Mei 2025 — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 dengan penuh khidmat dan semangat pembaruan. Bertempat di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barito Kuala menyampaikan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman, termasuk kemajuan teknologi dan digitalisasi. "Kita harus memastikan bahwa pendidikan di Batola tidak hanya adaptif, tetapi juga proaktif dalam merespons perubahan global," ujar beliau.
Pada momen spesial ini, Pemkab Batola juga memberikan apresiasi kepada dua guru inspiratif yang berhasil meraih Penghargaan Guru IDOLA (Inovatif, Dedikatif, kOLAboratif) dari BGTK Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan ini diberikan dalam rangka program pembelajaran Pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial (K2A) yang menjadi bagian dari transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Dua guru yang menerima penghargaan tersebut adalah:
Resty Fathma Indah Kurnia, guru SDN Rangga Surya, Kecamatan Belawang.
Rolita Sisca Anwari, guru SDN Tamban Kecil, Kecamatan Tamban.
Kedua guru ini dinilai berhasil mengintegrasikan pendekatan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial secara kreatif di tingkat sekolah dasar, sekaligus menunjukkan dedikasi tinggi dalam membimbing siswa untuk mengenal teknologi sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menyampaikan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para pendidik lainnya untuk terus berinovasi. “Kita patut berbangga karena guru-guru kita mampu sejajar dengan guru dari daerah lain dalam hal pengembangan kompetensi digital,” ungkapnya.
Selain pemberian penghargaan, acara ini juga menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola pendidikan yang akuntabel. Para pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang objektif, transparan, dan akuntabel di lingkungan pendidikan Kabupaten Batola.
Peringatan Hardiknas kali ini tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga penegasan komitmen Pemkab Batola dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun pendekatan pembelajaran berbasis teknologi.