Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (DIKDAS), berhasil menyelenggarakan kegiatan Advokasi Peningkatan Kapasitas Unit Layanan Disabilitas dan Pendampingan untuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Satuan Pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan pada 21 s.d 23 November 2024 ini bertempat di Hotel Nasa, Banjarmasin, dan diikuti oleh berbagai perwakilan dari satuan pendidikan di wilayah Barito Kuala.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman terkait pentingnya layanan disabilitas yang inklusif serta pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan. Sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan sekolah yang aman dan ramah bagi semua siswa, acara ini menjadi langkah strategis dalam memberikan pembekalan kepada para tenaga pendidik dan pengelola satuan pendidikan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta diberikan materi dan pelatihan mengenai bagaimana mengelola Unit Layanan Disabilitas di sekolah-sekolah serta cara-cara efektif untuk mencegah dan menangani kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini juga melibatkan para ahli dan praktisi yang berpengalaman dalam bidang disabilitas dan perlindungan anak untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali. “Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap satuan pendidikan di Kabupaten Barito Kuala dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya layanan yang adil bagi siswa disabilitas serta menguatkan sistem perlindungan bagi anak-anak dari kekerasan,” ungkap Aris.
Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan kebijakan inklusi dan perlindungan anak di sekolah masing-masing. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan lebih aman.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak dan dianggap sangat penting untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Barito Kuala. Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala juga berharap kegiatan ini akan terus berlanjut, agar setiap satuan pendidikan di wilayah tersebut dapat mengimplementasikan program-program yang mendukung pendidikan inklusif dan perlindungan anak dengan lebih efektif.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap sekolah di Kabupaten Barito Kuala semakin siap dalam memberikan layanan yang terbaik bagi siswa, termasuk bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.