Kuripan, 6 Mei 2025 — Dalam upaya memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meskipun terdampak bencana banjir, Wakil Bupati Barito Kuala, didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, para pengawas sekolah, serta perwakilan dari Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), melakukan monitoring langsung ke sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Kuripan yang terendam banjir.
Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan di tengah situasi sulit. Wakil Bupati didampingi jajaran Dinas Pendidikan menyusuri beberapa sekolah dasar dan menengah yang terkena genangan air, berdialog langsung dengan para kepala sekolah, guru, dan siswa, serta meninjau kondisi ruang kelas, peralatan pembelajaran, dan kesiapan kegiatan belajar jarak jauh bila diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Batola memberikan pesan semangat kepada seluruh warga sekolah, khususnya para siswa. “Kami hadir di sini untuk memastikan anak-anak kita tetap semangat belajar meskipun sedang menghadapi musibah. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena banjir. Pemerintah daerah siap hadir dan membantu,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan program kerja unggulan berupa dukungan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
“Kami sedang mempersiapkan skema beasiswa agar anak-anak Batola bisa terus menempuh pendidikan hingga ke jenjang lebih tinggi, termasuk bagi mereka yang terdampak bencana seperti sekarang ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menegaskan komitmennya dalam memberikan pendampingan dan bantuan teknis kepada sekolah-sekolah terdampak agar proses pendidikan tidak terhenti. Dalam koordinasi dengan pengawas sekolah dan Bidang terkait, akan dilakukan pemetaan kebutuhan prioritas untuk segera ditindaklanjuti, mulai dari perbaikan fasilitas hingga bantuan pembelajaran daring.
Monitoring ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga hak anak-anak atas pendidikan yang layak, meski dalam kondisi darurat sekalipun.