Marabahan – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala bekerja sama dengan LearningRoom sukses menyelenggarakan Grand Final LearningRoom English Competition (LEC) 2026 di Aula Selidah Marabahan, Senin (25/05/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian kompetisi Bahasa Inggris berbasis digital yang diikuti oleh 62 SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Barito Kuala.
LEC 2026 merupakan salah satu upaya Dinas Pendidikan dalam mendorong peningkatan kompetensi Bahasa Inggris peserta didik sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Melalui kompetisi ini, para siswa tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri dalam tampil di depan publik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, kepala sekolah, dan orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“LearningRoom English Competition menjadi wadah yang sangat positif bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus melatih keberanian, kreativitas, dan keterampilan komunikasi. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memotivasi siswa untuk berprestasi dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Seluruh tahapan seleksi awal dilaksanakan secara daring melalui platform LearningRoom, sebelum akhirnya para peserta terbaik bertanding secara langsung pada babak Grand Final. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendorong pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
Finalis Grand Final LEC 2026
Pada kategori Cerdas Cermat Bahasa Inggris, enam tim terbaik berhasil melaju ke babak final, yaitu:
- SMP Negeri 1 Tamban (Noor Rahimah, Syabana, dan Maulida)
- SMP Negeri 2 Alalak (Muhammad Rizky, Raisa Rahmadaniah, dan Reva Novita)
- SMP Negeri 1 Alalak (Tiara Agustina Azma, Aulia Rahma Al Zahra, dan Anjel)
- SMP Negeri 2 Marabahan (Mahyuni, Helmia Widyasari, dan Adelia)
- SMP Negeri 4 Alalak (M. Fikri Hamdillah, Muhammad Fatih, dan Yumna Rezqina Maulidea Nurbila)
- SMP Negeri 2 Anjir Muara (Rahimatun Nufus, Muhyar, dan Radiani)
Pada kategori Karya Kreatif (Storytelling), finalis yang tampil adalah:
- Keyra Ameera Shafa (SMP GIBS)
- Muhammad Zaini (SMP Negeri 4 Alalak)
- Dasthan Alfath Alguera (SMP Negeri 4 Alalak)
Sedangkan pada kategori Speech, finalis yang berkompetisi yaitu:
- Muhammad Bakhiet (SMP Negeri 1 Tabukan)
- Amira Anis Farhana (SMP Negeri 4 Alalak)
- Helda Anastasia Zaleha (SMP Negeri 4 Alalak)
Sementara itu, kategori Singing Contest menghadirkan enam finalis terbaik:
- M. Luthfi Rahman (SMP Negeri Satap 4 Rantau Badauh)
- Siti Nur Maisya (SMP Negeri 4 Alalak)
- Aqillah Zhafira Putri Gunardi (SMP Negeri 1 Marabahan)
- Bintang Angelica Putri Tuntisio (SMP GIBS)
- Zavyra Putri Nurlaely (SMP Negeri 2 Alalak)
- Naila Khaira Aninda (SMP Negeri 4 Alalak)
Mendorong Talenta dan Karakter Peserta Didik
Selain menjadi ajang kompetisi, LEC 2026 juga menjadi sarana pengembangan karakter peserta didik. Selama proses seleksi hingga Grand Final, para peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi, kemampuan berkolaborasi, serta keberanian untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui kombinasi pembelajaran digital dan pengalaman kompetisi secara langsung, peserta didik diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan dan dunia global di masa mendatang.
Keberhasilan penyelenggaraan LearningRoom English Competition 2026 menjadi bukti nyata bahwa inovasi pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan efektif sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk berprestasi dan mengembangkan potensinya.