Menu
Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 11.00

0511 -

4799380

Diklat Penguatan Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Mutu Kepala Sekolah

17 September 2018 0 Comments


Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menggelar diklat Penguatan Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, untuk meningkatkan mutu pendidikan agar dapat menghasilkan lulusan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Disampaikan Kasubbag Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala Rito Arifin Susanto, SE.MM, kegiatan diklat penguatan kepala sekolah ini dilaksanakan selama satu mingggu mulai Rabu 12 September 2018 sampai Selasa 18 September 2018 bertempat di hotel Nasa Banjarmasin yang bekerjasama dengan LPPKS Solo Jawa Tengah..

Rito Arifin Susanto, SE.MM juga mengatakan bahwa  dari 328 sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Barito Kuala untuk tahun ini ada sebanyak 70 kepala sekolah yang mengikuti diklat penguatan kepala sekolah tersebut, yang terdiri dari 55 Kepsek SD dan 15 Kepsek SMP.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala H. Sumarji, S.Pd, M.AP menyampaikan  sesuai permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah pada pasal 21 huruf e Kepala Sekolah yang sedang menjabat sebagaimana dimaksud dalam huruf a yang belum memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (7). wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan penguatan Kepala Sekolah. jadi nantinya Kepala Sekolah yang ikut diklat mendapatkan sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan pemerintah, dalam hal ini yaitu LPPKS Solo, Jawa Tengah’ ujar H. Sumarji

H. Sumarji, S.Pd, M.AP berharap,  diklat penguatan kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah sesuai tuntutan beban kerja kepala sekolah .(ab)

Tag: , ,

1 thought on “Diklat Penguatan Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Mutu Kepala Sekolah”

  1. Rusmilawati,S.Pd berkata:

    Diklat seperti ini memang sangat diperlukan oleh para kepala sekolah dan di Barito Kuala belum ada yang mengikuti Diklat untuk mendapatkan NUKS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *